Religion and Pluralism Azmi Aziz   Islamiyyat 20   Teks Penuh

ABSTRACT
Nowadays, living in multi-religious societies can be very problematic to some people. As we are living in multi-racial and multi-religious societies, we have to face the problem of every religious as the claimant of truth. Yet, if every religion is true, then none of them is true actually. And this is impossible. To solve this problem, many philosophers have offer their outstanding theories. One of them is John Hick who puts forward the idea of pluralism. Yet, can pluralism solve the issue of every religion as a claimant of truth? This article will critically evaluate Hick’s idea of pluralism as well as exclusivism and inclusivism ideas.

Abstrak
Dalam suasana dunia tanpa sempadan ini hubungan timbal balik di antara pelbagai agama telah menjadi suatu corak kehidupan yang lumrah. Setiap agama mengakui bahawa mereka adalah pembawa kebenaran. Jikalau semua agama membawa kebenaran maka semua agama adalah benar dan tidak ada agama yang tidak benar. Kenyataan ini juga akan membawa maksud bahawa jikalau semua agama benar maka semua agama juga boleh bermakna tidak benar. Jikalau semua agama membawa kebenaran, maka kenapa kita perlu memilih apa yang kita percayai selama ini dan meninggalkan yang lain? Rencana ini akan menyorot secara filosofikal dan kritis terhadap sejauh mana ampuhnya penyelesaian terhadap persoalan agama seperti yang disarankan oleh pendukung aliran pluralisme khasnya yang dianjurkan oleh Profesor John Hick), serta aliran eksklusivisme dan inklusivisme.



211100